Iklan

Senin, 18 Februari 2013

KANDUNGAN DAN MANFAAT KOPI

Mengulas Kandungan & Manfaat Kopi Bagi Tubuh
Kafein adalah senyawa kimia alkaloid dikenal sebagai trimetilsantin dengan rumus molekul C8H10N4O2. Jumlah kandungan zat kafein yang terdapat pada kopi adalah antara 1 hingga 1,5%.

Manfaat Kopi Memacu Otak Berpikir Positif
Minum kopi ternyata bisa membantu kita melihat sisi baik kehidupan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat membantu orang mengenali kata-kata positif.
Peneliti dari Jerman mengungkapkan dengan mengkonsumsi kafein, setara dengan dua hingga tiga cangkir kopi, seseorang mampu melihat kata-kata positif lebih cepat dalam serangkaian percobaan. Psikolog juga menemukan tidak memiliki efek serupa ketika disodori kata-kata negatif.
Penelitian menunjukkan orang dapat mengenali kata-kata positif, gambar serta suara lebih cepat dibanding segala hal negatif. Para peneliti bereksperimen, ternyata kafein bermanfaat mengarah ke respon lebih cepat juga lebih sedikit membuat kesalahan dalam tugas-tugas mental sederhana.
Psikolog eksperimental, Lars Kuchinke beserta timnya dari Universitas Ruhr, Jerman meminta 66 relawan untuk memutuskan secepat mungkin apakah bentukan huruf yang ditampilkan pada komputer adalah kata-kata. Separuh relawan itu diberi tablet dengan kandungan 200 miligram kafein atau setara dengan dua hingga tiga cangkir kopi. Sementara sisanya diberi pil laktosa. Mereka diberikan tablet itu 30 menit sebelum pengujian.
Hasilnya, relawan yang mengonsumsi tablet dengan kandungan kafein tujuh persen lebih akurat dalam mengenali kata-kata positif daripada kata-kata lainnya. Kuchinke berpendapat, mungkin ini karena kafein berfungsi merangsang bagian otak yang terhubung oleh segala hal positif. 

Manfaat Kopi Mencegah Timbulnya Penyakit Jantung atau Stroke
Kandungan dalam kopi dapat menghidarkan dari kita dari penyakit serangan jantung bahkan hingga stroke, Sebuah studi atas lebih dari 83.000 wanita berusia lebih dari 24 tahun menunjukkan mereka yang minum dua sampai tiga cangkir kopi sehari memiliki risiko terkena stroke 19% lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak minum kopi. Studi terhadap sejumlah pria di Finlandia menunjukkan hasil sama.

Manfaat Kopi Menghambat Penurunan Fungsi Kognitif
Studi atas 4.197 wanita serta 2.820 pria di Perancis menunjukkan bahwa meminum setidaknya tiga cangkir kopi sehari dapat menghambat penurunan fungsi kognitif otak akibat penuaan hingga 33 persen pada wanita. Namun, manfaat serupa tidak ditemukan pada pria. Hal ini mungkin karena wanita lebih peka terhadap kafein. 

Manfaat Kopi Mencegah Penyakit Kanker & Diabetes
Dari hasil riset oleh peneliti di seluruh dunia didapatkan hasil bahwa penyakit kanker hati, kanker payudara serta kanker usus besar dapat dicegah dengan cara mengonsumsi kopi. Studi penelitian lain telah menemukan bahwa kopi dapat mengurangi tingkat gula darah pada pasien diabetes. Karena kandungan kopi dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh, selain itu manfaat kopi juga dapat mengurangi risiko penyakit serius seperti batu empedu, penyakit Parkinson, penyakit jantung, sirosis hati dll.
Dua puluh studi di seluruh dunia menunjukkan bahwa kopi mengurangi risiko diabetes tipe 2 hingga 50%. Para peneliti menduga penyebabnya adalah kandungan asam klorogenik dalam kopi berperan memperlambat penyerapan gula dalam pencernaan. Asam klorogenik juga merangsang pembentukan GLP-1, zat kimia yang meningkatkan insulin (hormon yang mengatur penyerapan gula ke dalam sel-sel). Zat lain dalam kopi yaitu trigonelin (pro vitamin B3) juga diduga membantu memperlambat penyerapan glukosa. 

Manfaat Kopi Mencegah Resiko Kanker Mulut dan Melindungi Gigi
Kandungan senyawa dalam kopi bermanfaat mencegah terjadinya resiko kanker mulut, membatasi pertumbuhan sel kanker. Selain itu kopi mengandung sifat anti bakteri & anti-perekat yang sangat baik untuk menyembuhkan berbagai masalah berkaitan dengan kesehatan mulut, termasuk gigi berlubang, pembentukan plak dan infeksi gusi. 

Manfaat Kopi Sebagai Pembangkit Stamina dan Energi Ekstra
Mekanisme kerja zat kafein dalam tubuh bersaing dengan fungsi adenosin dalam tubuh kita. Adenosin sendiri merupakan senyawa yang terdapat dalam sel otak berfungsi membuat orang cepat tertidur. Kandungan kafein dapat memperlambat gerak sel-sel tubuh sehingga tubuh tidak mudah lelah/mengantuk, muncul perasaan segar, mata terbuka lebar, detak jantung lebih kencang, serta naiknya tekanan darah. 

Manfaat Kopi Mengurangi Rasa Sakit Kepala
Menurut Seimur Damond, M.D, dari Chicago’s Diamond Hadche Clinic. Bahwa kandungan kafein pada kopi dapat mengurangi derita sakit kepala. Penderita sakit kepala atau migran ringan terbukti dapat disembuhkan dengan meminum secangkir kopi pekat. 

Manfaat Kopi Mengatasi Perubahan Suasana Hati & Depresi
Minum kopi secara teratur sesuai dengan porsinya dapat memaksimalkan kerja otak lebih baik. Kandungan antioksidan pada kopi dapat menangkal kerusakan sel otak & membantu jaringan saraf untuk bekerja lebih baik. Sedangkan kandungan kafein dalam kopi berfungsi sebagai stimulan tubuh. Hal ini dapat merangsang indera kita serta meningkatkan laju metabolisme. Sehingga meningkatkan kemampuan dalam berkonsentrasi, mengatasi perubahan suasana hati bahkan depresi.

Tapi ingat tetaplah mengkonsumsi kopi dalam batasan yang dianjurkan .... semoga bermanfaat...

KOPI LUWAK

Apa itu Kopi Luwak?
Kopi Luwak adalah seduhan kopi menggunakan biji kopi dari sisa kotoran luwak/musang. Biji kopi ini diyakini memiliki rasa yang berbeda setelah dimakan dan melewati saluran pencernaan luwak. Kenikamatan kopi luwak sudah lama diketahui, namun baru dikenal luas di kalangan penggemar kopi setelah tahun 1980-an. Biji kopi luwak merupakan biji kopi termahal di dunia, dengan harga mencapai USD100 per 450 gram. Dengan harga semahal itu menjadikan biji kopi luwak semakin populer dan berkelas. Bahkan Kopi Luwak mendapat julukan “The Most Expensive Coffee in the world”.

KOPI LUWAK

Kopi Luwak

Sejarah Kopi Luwak

Kopi Luwak sebenarnya sudah dikenal sejak jaman kolonial Belanda Asal mula Kopi Luwak tidak lepas sejarah pembudidayaan tanaman kopi di Indonesia. Pada awal abad ke-18, Belanda membuka perkebunan tanaman komersial di Hindia Belanda terutama pulau Jawa dan Sumatera. Salah satunya adalah bibit kopi arabika yang didatangkan dari Yaman. Pada era "Tanam Paksa" atau Cultuurstelsel (1830—1870), Belanda melarang pekerja perkebunan (pribumi) memetik buah kopi untuk konsumsi pribadi. Tetapi penduduk pribumi ingin mencoba minuman kopi yang terkenal itu. Karena keinginannya itu pekerja perkebunan mencoba untuk memungut biji kopi yang tercecer. Pada perkembangannya para pekerja menemukan bahwa ada sejenis luwak yang gemar memakan buah kopi. Hanya daging buahnya yang tercerna, kulit ari dan biji kopinya masih tetap utuh. Biji kopi tersebut keluar bersama kotoran luwak. Biji kopi dalam kotoran luwak ini oleh para pekerja dikumpulkan, dicuci, kemudian diolah menggunakan peralatan sederhana. Kopi itulah yang kini disebut Kopi Luwak. Ternyata kopi luwak ini memiliki rasa yang berbeda dan luar biasa. Kabar mengenai kenikmatan Kopi Luwak akhirnya tercium oleh warga Belanda pemilik perkebunan, kemudian kopi ini menjadi kegemaran orang kaya Belanda. Karena kelangkaannya serta proses pembuatannya yang tidak lazim, kopi luwak menjadi kopi termahal sejak jaman kolonial.
KOPI LUWAK
Luwak, memiliki kebiasaan mencari buah-buahan terbaik dan tua termasuk buah kopi sebagai makanannya. Dengan indera penciumannya yang peka, luwak akan memilih buah kopi yang betul-betul matang optimal sebagai makanannya. Biji kopi yang masih dilindungi kulit keras dan tidak tercerna akan keluar bersama kotoran luwak. Hal ini terjadi karena luwak memiliki sistem pencernaan sederhana, sehingga pencernaan luwak tidak mampu mencerna makanan keras seperti biji kopi. Biji kopi luwak sering diburu para petani kopi, karena diyakini berasal dari biji kopi terbaik dan telah difermentasikan secara alami dalam sistem pencernaan luwak. Aroma dan rasa kopi luwak memang terasa spesial di kalangan penggemar kopi dunia.

Daerah Penghasil Kopi Luwak

  • Gayo, Aceh
  • Sidikalang
  • Desa Janji Maria, Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas, 40 kilometer dari Laguboti
  • Kota Pagaralam
  • Semende, Kabupaten Muara Enim
  • Kotabumi, Lampung
  • Kabupaten Kepahiang Bengkulu
  • Jawa Barat
  • Jawa Timur

PENGOLAHAN KOPI LUWAK

Pengolahan kopi luwak sama seperti pengolahan kopi pada umumnya, perbedaannya  hanya pada proses fermentasi alami dalam pencernaan luwak. Proses fermentasi ini menggunakan buah biji kopi Arabika segar yang dimakan luwak dan tercampur dengan enzim-enzim dalam pencernaan luwak, berlangsung selama 8 jam - 12 jam. Hal tersebut menciptakan citarasa Kopi Luwak yang eksotik dan aroma Kopi Luwak yang sangat nikmat.

Urutan Proses Pengolahan Kopi Luwak

  • Bahan berupa biji kopi yang sudah tua/merah ranum/masak batang.
  • Biji kopi tersebut digunakan sebagai pakan luwak. Proses fermentasi dalam pencernaan luwak berlangsung selama + 8 jam s/ d + 12 jam.
  • Penjemuran kotoran (Brenjel Raw) dibawah terik panas matahari (Full SUN Drying) sampai kadar air 20% - 25% .
  • Pemisahan biji kopi luwak dari kulit ari menggunakan mesin tumbuk (untuk menjadi Green Bean/pasir kopi luwak siap digoreng) .
  • Penjemuran kembali beras/biji kopi luwak dibawah terik panas matahari (Full SUN Drying) sampai kadar air 16% .
  • Pencucian biji kopi luwak sampai bersih.
  • Penjemuran kembali sampai kadar air 10% - 11%.
  • Biji kopi luwak di sangrai
  • Pembubukan untuk menghasulkan biji kopi luwak hingga siap seduh.
  • Setelah proses pembubukan lalu didinginkan, kemudian Kopi Luwak dikemas sesuai dengan takaran

Keunggulan Kopi Luwak  :

  • Kandungan asam Kopi Luwak rendah sehingga aman untuk penderita maag
  • Kandungan kafein Kopi Luwak rendah sehingga tidak begitu membahayakan penderita jantung
  • Kandungan protein Kopi Luwak rendah sehingga bisa mendukung program diet rendah protein
  • Tidak pahit dibanding dengan kopi biasa sehingga meningkatkan cita rasa Kopi Luwak
  • Kopi Luwak lebih kental dan padat dibanding kopi biasa
  • Kopi Luwak memiliki aroma wangi yang diakibatkan oleh enzim proteolitik
  • Kopi Luwak dapat meningkatkan vitalitas dan stamina
  • Kopi Luwak dapat meningkatkan kinerja otak sehingga dapat mengurangi resiko kepikunan dan parkinson

SEJARAH KOPI

Praktek meminum kopi dimulai lebih dari seribu tahun yang lalu di Etiopia. Menurut legenda, seorang penggembala mencoba memakan buah ceri kopi setelah mengamati bahwa kambing-kambing nya tidak tidur ketika mereka makan buah tersebut yang tumbuh secara liar. Salah satu [dari] catatan pertama menyebutkan kopi menceritakan tentang Sheik Omar, yang membawa kopi ke kota Mekah pada tahun 1258. Kota ini, sekarang disebut Al Mukha, di negara Yemen. Ratusan tahun yang lalu, kopi dari Yemen dicampur dengan kopi dari Indonesia (Jawa), untuk menciptakan Mocha Java yang klasik . Kedai kopi pertama di dunia dibuka di Mekah pada awal abad 15 . Mereka merupakan tempat-tempat yang nyaman , di mana orang-orang bersantai dan membahas politik selagi menikmati secangkir kopi. Pada waktu itu, kopi dimasak dengan cara merebus bijinya di dalam air. Praktek pembuatan dan penggonsengan kopi dimulai di Turki, sekitar 100 tahun kemudian. Istanbul dahulu terkenal dengan berdirinya ratusan rumah kopi.

Diperkirakan peziarah-peziarah muslim yang kembali dari Timur Tengah membawa biji kopi mereka ke India pada awal tahun 1600. Catatan tertulis menyebutkan bahwa gubernur Belanda di Malabar (India mengirim bibit kopi Yemen atau kopi Arabica kepada Gubernur Belanda Batavia (sekarang Jakarta) pada tahun 1696. Bibit pertama yang dikirim gagal tumbuh dikarnakan banjir di Batavia. Pengiriman kedua dari benih kopi ke Batavia dilakukan pada tahun 1696. Tumbuhan tersebut tumbuh, Dan pada tahun 1711, exsport pertama dikirim dari Java ke Eropa oleh Perdagangan Timur India yang dikenal sebagai VOC (Verininging Oogst-Indies Company), yang dibentuk pada tahun 1602. Di dalam 10 tahun, Ekspor meningkat menajdi 60 ton per tahun. Indonesia merupakan tempat pertama diluar Arab dan Etiopia, di mana kopi secara luas ditanami. VOC memonopoli perdagangan kopi pada tahun 1725 sampai 1780.

Kopi dikirimkan ke Eropa dari pelabuhan Batavia. Telah ada pelabuhan pada muara sungai Ciliwung semenjak 397 SM, ketika Raja Purnawarman mendirikan kota tersebut yang ia sebut Sunda Kelapa. Sekarang,di dalam daerah Kota di Jakarta, seseorang dapat menemukan gema-gema dari warisan yang mengarungi laut yang membangun kota tersebut. Sail memandu kapal-kapal tetap mengisi muatan di dalam pelabuhan yang tua,museum Bahari menduduki suatu gudang pendahulu dari VOC, digunakan untuk menyimpan rempah-rempah dan kopi. Menara Syahbandar (atau Lookout Tower) dibuat pada tahun 1839 untuk menggantikan tiang bendera yang berada di kantor kepala syahbandar, di mana kapal kapal VOC mengisi muatan-muatan mereka. Pada tahun 1700, kopi yang dikirim dari Batavia dijual seharga 3 Gulden per kilogram di Amsterdam. Karena pendapatan tahunan di Holland pada 1700s adalah antara 200 sampai 400 Gulden, yang merupakan sama dengan beberapa ratus dolar per kilogram sekarang ini. Pada akhir abad ke 18 , harga kopi jatuh sampai 0.6 Gulden per kilogram dan kebiasaan meminum kopi menyebar dari kaum elit kepada masyarakat biasa. Perdagangan kopi merupakan hal yang sangat menguntungkan untuk VOC, namun tidak demikian untuk petani kopi Indonesia yang dipaksa untuk menanam oleh pemerintah kolonial. Teorinya, produksi perkebunan ekspor ditujukan untuk menyediakan uang tunai bagi masyarakat desa di Jawa untuk membayar pajak mereka , hal ini di Belanda dikenal sebagai Cultuurstelsel (Sistim penanaman), dan didalamnya termasuk rempah-rempah dan cakupan luas dari hasil bumi lain yang diproduksi oleh Negara tropis . Cultuur stelsel dimulai pada produkdi kopi di daerah Preanger Jawa Barat. Namun dalam prakteknya, harga yang ditetapkan oleh pemerintah sangat rendah dan mereka mengalihkan tenaga kerja dari produksi beras ke kopi yang menyebabkan penderitaan untuk petani-petani.
Pada pertengahan tahun 1970 VOC memperluas kebun kopi arabica di daerah-daerah Sumatra, Bali, Sulawesi dan Timor. Di Sulawesi, kopi pertama ditanam pada tahun1750. Di dataran tinggi Sumatra Utara kopi pertama ditanama di dekat danau Toba pada tahun 1888 yang diikuti oleh dataran tinggi Gayo (Aceh) dekat danau Laut Tawar Lake pada tahun 1924.

Pada tahun 1860, seorang pejabat kolonial Belanda, Eduard Douwes Dekker, menulis suatu buku yang berjudul “Max Havelaar dan lelang Kopi pada perusahaan perdagangan Belanda “,yang mengangkat tentang tekanan kepada orang desa oleh pejabat-pejabat tamak dan koruptor . Buku ini membantu opini masyarakat Belanda pada “Sistim Penanaman “dan kolonialisme secara umum. Baru-baru ini, nama Max Havelaar diadopsi oleh salah satu organisasi perdagangan pasar bebas . Pada akhir abad delapan belas, kolonialis-kolonialis Belanda mendirikan perkebunan kopi besar di Ijen Plateau di Jawa timur . Namun, bencana terjadi pada tahun 1876, ketika penyakit karat daun menyerang Indonesia yang melenyapkan hampir dari seluruh kultivar Typica. Kopi Robusta (C. canephor variasi robusta) diperkenalkan di Jawa Timur pada tahun1900 sebagai penggantinya terutama pada ketinggian-ketinggian yang lebih rendah , di mana karat daun ini sungguh mematikan. Pada tahun 1920 petani di seluruh Indonesia mulai menanam kopi sebagai hasil bumi yang diperdagangkan. Perkebunan-perkebunan di Jawa dinasionalisasikan pada hari kemerdekaan dan diperbaharui oleh variasi-variasi baru dari Kopi Arabika pada tahun 1950. Variasi ini juga diadopsi oleh para petani penggarap lewat pemerintah dan berbagai program pembangunan. Dewasa ini, lebih dari 90% dari kopi kopi arabika Indonesia dihasilkan oleh para petani terutama di Sumatra utara, di kebun-kebun yang luas rata ratanya adalah sekitar satu hektar. Produksi kopi arabika tahunan adalah sekitar 75,000 ton dan 90 % ditujukan untuk ekspor. Kopi kopi arabika dari negara kebanyakan mepunyai segmen pasar khusus.

JENIS KOPI DI Ne'Kopi Bali



Kami juga menjual Kopi Single Origin & Blend untuk Espresso per kilo dengan harga Rp. 250.000/kilo.

Yang berminat bisa hubungi DEVANDRA 081916413636 ato PIN BB : 232B78E8

Minggu, 17 Februari 2013

NOTA (AUTOMATIC) ESPRESSO MACHINE



Techincal Features



-       Manual coffee and cappuccino espresso machine

-       E 61 “Levetta” brewing raised group

-       Pre-infusion for the best coffee brewing

-       Thermosiphonic system

-       Boiler and pipes of copper and pipe fittings of brass

-       Rotary pump PROCON for brewing coffee

-       Oscillating piston pump FLUID-O-TECH for boiler
         refilling water

-       Signal lamp for water lack in the tank

-       Protection thermostat for heating element

-       Double manomether(for pump and for boiler)

-       1 multidirectional steam wand

-       1 multidirectional water wand


Technical Data

Dimensions (mm)                                   : 370x440x430h

Boiler capacity                                        : 3 liter

Power (electrical Heating System)          : 1800 watt

ETNICA (SEMI AUTOMATIC) ESPRESSO MACHINE





Etnica is a professional espresso machine, dedicated to those ethnic and folk musics, in which we research more and more an historical identity, as they mantain always their originality of sound, of melodies and materials of their instruments.

Special Features 
-  Dual Heating system; Electrical and Gas heating system 
-  Electric auto steamer 


Technical Features
- Steam Taps                                                          : 2 
- Power (electrical Heating System)                     : 3900 watt 
- Power (Gas Heating System)                              : 400 watt

JENIS JENIS KOPI DI INDONESIA




Ada dua jenis kopi yang sangat terkenal di dunia, Yaitu Arabika dan Robusta

Meski di seluruh dunia ada sekitar 70 spesies pohon kopi, dari yang berukuran seperti semak belukar hingga pohon dengan tinggi 12 meter, namun hanya dua spesies pohon kopi tersebut yang secara umum dikenal untuk diproduksi sebagai produk kopi. Kedua spesies ini digunakan untuk produksi sekitar 98 persen produksi kopi dunia.

Kopi yang pertama kali dikembangkan di dunia adalah Kopi Arabika yang berasal dari spesies pohon kopi Coffea arabica. Kopi jenis ini yang paling banyak diproduksi, yaitu sekitar lebih dari 60 persen produksi kopi dunia. Kopi arabika dari spesies Coffea arabica menghasilkan jenis kopi yang terbaik. Pohon spesies ini biasanya tumbuh di daerah dataran tinggi. Tinggi pohon kopi ini antara 4 hingga 6 meter. Kopi arabika memiliki kandungan kafein tidak lebih dari 1,5 persen serta memiliki jumlah kromosom sebanyak 44 kromosom.

Pohon kopi spesies lainnya yang juga cukup banyak diproduksi sebagai produk kopi adalah Coffea canephora yang sering dikenal sebagai Kopi Robusta. Tinggi pohon Coffea canephora mencapai 12 meter dan dapat ditanam di daerah yang lebih rendah dibanding kopi arabika. Kopi robusta biasanya digunakan sebagai kopi instant atau cepat saji. Kopi robusta memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi, rasanya lebih netral, serta aroma kopi yang lebih kuat. Kandungan kafein pada kopi robusta mencapai 2,8 persen serta memiliki jumlah kromosom sebanyak 22 kromosom. Produksi kopi robusta saat ini mencapai sepertiga produksi kopi seluruh dunia.

Satu jenis kopi yang tidak biasa dan sangat mahal harganya , kopi khas dari Indonesia dinamakan Kopi Luwak . Binatang luwak senang sekali mencari buah buahan yang cukup baik termasuk buah kopi sebagai makanannya. Biji kopi dari buah kopi yang terbaik yang sangat digemari luwak, setelah dimakan dibuang beserta kotorannya, yang sebelumnya difermentasikan dalam perut luwak. Biji kopi seperti ini, pada masa lalu sering diburu para petani kopi, karena diyakini berasal dari biji kopi terbaik dan difermentasikan secara alami. Dan menurut keyakinan, rasa kopi luwak ini memang benar benar berbeda dan spesial dikalangan para penggemar dan penikmat kopi.